Untuk lansia

Ayah ibu ingin ngaji lagi? Kami yang urus semuanya.

Kamu cukup chat kami. Kami carikan gurunya, atur jadwalnya, dan daftarkan beliau. Orang tuamu tidak perlu menyentuh formulir apa pun.

Murid lansia kami ada yang mulai di atas 80 tahun, dan semuanya masuk lewat cara ini.

Tiga langkah

Kamu yang mendaftarkan, orang tuamu tinggal duduk

Ngajiku menyediakan kelas belajar ngaji lansia secara privat dan online, satu guru untuk satu murid, dengan jadwal yang mengikuti waktu muridnya.

Tidak ada formulir yang harus beliau isi, tidak ada aplikasi yang harus beliau pasang.

  1. 1
    Chat kami, sebutkan umur dan bacaannya sampai mana.
  2. 2
    Kami carikan guru yang sabar dan cocok jamnya, lalu kabari kamu.
  3. 3
    Kelas pertama jalan. Orang tuamu cukup duduk di depan layar.
Dua generasi belajar bersama: yang muda membukakan kelas online, mushaf terbuka di rehal
Ritmenya beda

Belajar ngaji lansia butuh ritme yang berbeda

Bukan kurikulum yang dipercepat, melainkan tempo yang diperlambat.

Seorang nenek menutup laptopnya sesudah mengaji, mushaf masih terbuka di rehal.

Durasi menyesuaikan

Tiga puluh menit sudah cukup. Kalau beliau lelah, sesinya berhenti di situ.

Tangan seorang kakek menandai baris pada mushaf yang terbuka di rehal.

Pengulangan lebih banyak

Satu halaman boleh diulang berminggu-minggu. Tidak ada yang mengejar.

Seorang nenek mengaji sendirian di ruang yang sepi, hanya gurunya yang hadir lewat layar.

Tidak ada yang menonton

Kelas privat berarti hanya ada gurunya, tidak ada teman sekelas yang lebih lancar.

Kenapa di sini

Tiga hal yang tidak semua tempat punya

Seorang kakek menyimak panggilan video dengan calon gurunya, belum ada buku yang terbuka.

Kenalan dulu, tidak langsung ambil

Tiga puluh menit bersama calon gurunya, gratis, sebelum memutuskan apa pun. Kalau rasanya belum pas, boleh kenalan lagi dengan guru lain sampai tiga kali.

Seorang nenek menyusuri baris mushaf dengan jarinya.

Mulai dari mana pun, tidak apa-apa

Guru kami terbiasa menemani yang baru memulai lagi sesudah lama berhenti. Tidak ada yang perlu dikejar, dan tidak ada yang menilai.

Seorang anak perempuan membantu ibunya masuk ke panggilan video.

Layarnya kami yang urus

Kalau tautannya bingung dibuka atau suaranya belum terdengar, kami temani sampai jalan. Sesabar yang dibutuhkan, tanpa terburu-buru.

Gurunya

Kenalan dulu sama pengajarnya

Yang sudah pernah mengajar murid lansia kami tampilkan lebih dulu.

Siti Durrotunnihayah
Mu'allim
Siti Durrotunnihayah

Pengajar Iqra (dasar), Tahsin, Tahfid · Kudus

1–3 thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Zulaikha banatun karimah
Mu'allim
Zulaikha banatun karimah

Pengajar Iqra (dasar), Tahsin, Tahfidz · Jember

1–3 thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Aghisna Ardiyanti Putri
Mu'allim
Aghisna Ardiyanti Putri

Pengajar Tahsin, Tahfidz · Pontianak

3–5 thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
lathifatuz zahroh
Mu'allim
lathifatuz zahroh

Pengajar Iqra (dasar), Tahsin, Tahfidz · Lamongan

1–3 thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Khaerunnisa novanda Fahmi
Mu'allim
Khaerunnisa novanda Fahmi

Pengajar Iqra (dasar), Tahfidz, Tahsin · Bulungan

1–3 thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Aas Siti Aisah
Mu'allim
Aas Siti Aisah

Pengajar Iqra (dasar), Tahsin, Tahfidz · Kuningan

5+ thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Muhammad Filkhi Diyasfana
Mu'allim
Muhammad Filkhi Diyasfana

Pengajar Tahsin, Tahfidz, Iqra (dasar) · Jember

1–3 thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Baldatuz Zahroh S.Pd
Mu'allim
Baldatuz Zahroh S.Pd

Pengajar Iqra (dasar), Tahsin, Tahfidz untuk semua usia · Bekasi

5+ thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Romadhoni Mukminatul Lutfiyah
Mu'allim
Romadhoni Mukminatul Lutfiyah

Pengajar Iqra (dasar), Tahsin, Tahfidz · Karanganyar

5+ thPengalaman
3Program
Anak – Dewasa✓ Pernah mengajar lansia
Pesan Ta’aruf gratis →
Lihat semua guru
Pertanyaan umum

Yang sering ditanyakan anak-anaknya

Orang tua saya belum bisa sama sekali, apa masih bisa ikut?

Bisa. Justru itu titik mulai yang paling sering kami temui. Guru akan menyimak bacaannya sebentar di pertemuan pertama, lalu menentukan sendiri mulai dari mana, tanpa tes dan tanpa nilai. Tidak ada target yang harus dikejar dalam waktu tertentu, dan kalau satu halaman perlu diulang berminggu-minggu, itu tidak jadi masalah. Kalau dulu pernah mengaji lalu berhenti puluhan tahun, itu juga bukan halangan — yang tertinggal biasanya kembali lebih cepat dari yang diduga. Kisah murid-murid yang memulai di usia senja kami tuliskan di artikel tidak ada kata terlambat.

Orang tua saya gagap teknologi, bagaimana masuk kelasnya?

Kamu yang kami hubungi, bukan beliau. Tautan kelas kami kirim ke WhatsApp-mu, dan kamu tinggal membukakannya di ponsel atau laptop orang tuamu. Kalau di pertemuan pertama gambarnya belum muncul atau suaranya belum terdengar, tim kami menemani sampai jalan. Beliau tidak perlu memasang aplikasi apa pun dan tidak perlu punya akun sendiri. Yang perlu disiapkan cuma tempat duduk yang nyaman dan perangkat yang biasa beliau pakai; earphone berkabel membuat suara guru lebih jernih, dan mushaf cetakan besar menolong kalau hurufnya mulai terasa kecil. Kalau kamu tidak serumah dengan beliau, tidak masalah — banyak keluarga kami begitu: kamu memantau lewat WhatsApp dari kotamu, gurunya yang menemani di kelas, dan kabar perkembangannya tetap sampai ke kamu. Di sesi-sesi awal kamu juga boleh ikut duduk menemani sampai semuanya terasa biasa.

Apa bedanya belajar ngaji lansia dengan kelas biasa?

Isinya sama, temponya yang berbeda. Durasinya lebih pendek, pengulangannya lebih banyak, dan gurunya tidak berpindah materi sebelum benar-benar mantap. Karena kelasnya privat, tidak ada teman sekelas yang lebih lancar, jadi tidak ada rasa sungkan yang biasanya membuat orang berhenti di pertemuan kedua atau ketiga. Jadwalnya pun mengikuti kebiasaan beliau — pagi selepas subuh atau sore selepas ashar — bukan sebaliknya. Guru juga tidak segan mengulang dari awal ketika pekan sebelumnya terlewat karena beliau kurang sehat — kelasnya menyesuaikan kondisi, bukan kalender. Yang dikejar bukan cepatnya, melainkan rasa nyaman yang membuat beliau menantikan jadwalnya sendiri.

Kalau gurunya ternyata kurang cocok, bagaimana?

Bilang saja ke kami, dan kami carikan guru lain. Perkenalan tiga puluh menit sebelum memutuskan memang disediakan untuk itu, dan tidak ada infaq untuk perkenalannya. Tiap murid bisa mencoba sampai tiga guru berbeda, jadi tidak perlu buru-buru memilih yang pertama. Cocok atau tidak cocok itu wajar, apalagi untuk orang tua yang sudah punya cara belajarnya sendiri, dan lebih baik ketahuan di awal daripada di tengah jalan. Pergantian guru juga tidak membuat semuanya mulai dari nol: catatan perkembangan beliau ikut berpindah, jadi guru berikutnya tahu persis sampai mana dan bagaimana beliau paling nyaman belajar.

Tidak ada kata terlambat

Murid lansia kami ada yang mulai di atas 80 tahun. Chat kami, sisanya kami yang urus.

Terakhir diperbarui

Chat kami